Alt Text
  • Home
  • Smartpro
    Tentang Smartpro Keunggulan & Fasilitas Testimonial Data Siswa Lolos USM STAN Galeri Foto Smartpro Galeri Video Smartpro
  • Whats New
    Daftar Isi Events Tentang PKN STAN Kumpulan Artikel Berita Terkini
  • Program Belajar
    Bimbel Online Rajabimbel Paket Privat SD SMP SMA Paket Lulus USM PKN STAN
  • USM PKN STAN
    Gold USM PKN STAN 2018 Platinum USM PKN STAN 2018 Eklusif USM PKN STAN 2018 Jaminan Lulus PKN STAN 2018
  • Product
    Buku USM PKN STAN Hypnotherapy
  • Info Siswa
    Hasil Tryout Jadwal Kelas Pengumuman
  • Contact
    Pendaftaran Online Hubungi Kami Lokasi Smartpro Kerjasama Lowongan Pengajar



JAKARTA – Dalam rangka persiapan penerimaan taruna/taruni sekolah ikatan dinas tahun 2017, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengadakan Rapat Kerja bersama para Kementerian/Lembaga (K/L) yang rencananya membuka pendaftaran bagi  calon taruna-taruni baru tahun ini serta perwakilan K/L yang menaungi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di kantor Kemen PANRB, Jakarta (Jumat, 27/01).

Pada kegiatan yang dipimpin oleh Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kemen PANRB Arizal, rapat ini membahas tentang kesepakatan bersama dengan para K/L yang memiliki sekolah ikatan dinas dan panselnas tentang teknis pendaftaran dan persyaratan yang akan diterapkan pada penerimaan tersebut.

Dikatakan Arizal, untuk menjaga transparansi dan fairness dalam penerimaan taruna/taruni sekolah ikatan dinas, penerimaan tahun ini tetap akan dilaksanakan secara serentak dibawah koordinasi Kementerian PANRB RI. Penerimaan pun tetap akan melakukan seluruh proses pendaftaran secara online dan melalui ujian CAT (Computer Asissted Test) yang akan di fasilitasi pelaksanaannya oleh Badan Kepegawaian Negara.

Rencananya pendaftaran teknis pendaftaran akan dilaksanakan seperti tahun sebelumnya yaitu melalui 1 pintu portal panselnas, dan para peserta hanya dapat mendaftarkan pilihannya pada 1 sekolah kedinasan. Ujian CAT yang akan dilewati peserta meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang terdiri dari Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TWK), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Kemudian para peserta akan mengikuti  serangkaian tes lainnya tergantung kebutuhan masing-masing K/L.

Dalam waktu dekat ini, direncanakan ada 8 K/L yang akan membuka pendaftaran sekolah ikatan dinas, yaitu Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara, Lembaga Sandi Negara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, serta Badan Pusat Statistik.

Pengumuman pendaftaran calon taruna/taruni sekolah ikatan dinas tahun 2017 akan diumukan secara resmi melalui web resmi Kemen PANRB RI yaitu www.menpan.go.id. Untuk menghindari hoax dan mencegah penipuan, dihimbau kepada masyarakat dapat terus mengupdate situs resmi Kemen PANRB RI. (arl/ Humas MenPANRB)


Baru-baru ini secara resmi STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) bertransformasi menjadi PKN STAN (politeknik Keuangan Negara STAN). Udah pada tau semua kan? Yang masih belum tahu, bisa baca postingan ini (Transformasi STAN menjadi PKN STAN)
Nah, ternyata berubahnya nama STAN menjadi PKN STAN, bukan yang pertama kali loh. Sejak tahun 1952, Kampus yang merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini, sudah 6 kali berubah nama, dan nama PKN STAN merupakan yang ke 7.
Kali ini, admin akan menjabarkan secara singkat, sejarah PKN STAN mulai dari tahun 1952 - Sekarang (2016)

Tahun 1952

Institut Kuangan. Departemen Keuangan mendirikan pendidikan Ajun Akuntan Negara dan Ajun Akuntan Pajak. Lalu mendirikan Akademi Pajak dan Pabean (1956)

Tahun 1959

Sekolah Tinggi Ilmu Keuangan Negara (STIKN). Pada 5 Oktober 1959, Akademi Pajak dan Pabean dibubarkan. Sebagai pengganti, lahirlah STIKN berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Nomor 175042/UP/X tanggal 31 Desember 1959. Terdapat empat jurusan yaitu Akuntansi, Pajak Umum, Bea Cukai, dan Kebendaharaan Umum.


Tahun 1960

Akademi Treasury Negara (ATN). Didirikan untuk menyediakan tenaga ahli yang cakap di bidang keuangan negaradalam rangka pelimpahan tugas administrasi Negara. Akademi ini didirikan berdasarkan SK Menteri Keuangan Nomor 2815/UP/X tertanggal 7 April 1960.


Tahun 1963

Akademi Dinas Pemeriksa Keuangan (ADPK). Berawal dari Kursus Tinggi Pengawasan Keuangan, dibentuklah akademi berdasarkan instruksi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Nomor 32/BP/63 tanggal 30 September 1963. Lama pendidikannya adalah 5 tahun.

Tahun 1967

Institut Ilmu Keuangan (IIK). Didirikan berdasarkan surat keputusan Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor Kep 302/Menkeu/2967 (3/PT/1967) tanggal 15 Desember 1967 yang dipertegas dengan Keputusan Presiden RI Nomor 167 tanggal 6 Mei 1968. Integrasi dari beberapa pendidikan di lingkungan Departemen Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan antara lain: STIKN, A3N, ATN, A3P dan ADPK. Ada empat jurusan dalam institute ini, yaitu: Akuntansi, Pajak Umum, Bea Cukai, dan Kebendaharaan Umum. Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 34 tahun 1972 tentang Tanggung Jawab Fungsional Pendidikan dan Latihan yang dipertegas dalam Instruksi Presiden Nomor 15 tahun 1974, pimpinan Departemen Keuangan memutuskan untuk meninjau kembali status IIK dan akhirnya menganggap tidak perlu lagi mempertahankan status IIK ini.

Tahun 1975

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Dengan pertimbangan bahwa pada masa itu perguruan tinggi negeri ada yang belum sanggup untuk mendidik tenaga akuntan, sementara IIK sendiri harus ditutup maka didirikanlah Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Pendirian STAN berdasarkan keputusan presiden Nomor 45 tahun 1974 jo Keputusan Presiden Nomor 12 tahun 1967. Baru pada tanggal 17 Maret 1975 melalui Surat Keputusan No.13495/MPK/1975 diperoleh izin penyelenggaraan pendidikan akuntan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tahun 2015 

Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Dalam PMK Nomor 137/PMK.01/2015, pada tanggal 15 Juli 2015 STAN resmi berubah menjadi PKN STAN. Perubahan ini memberikan dampak mendasar pada orientasi dan tata kerja STAN. Awalnya, kampus ini hanya menyelenggarakan program studi hingga D-4, kini dapat menyelenggarakan program studi hingga S-3 terapan.Jurusan yang ada pada PKN STAN antara lain : Akuntansi, Pajak, Penilai, Bea Cukai, Kebendaharaan Negara dan Manajemen Aset


Yap. Itulah tadi sejarah singkat mengenai PKN STAN dari dulu sampai sekarang. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan adik-adik mengenai PKN STAN ya ~








Perlawanan terhadap korupsi sudah sewajarnya dilakukan terus karena mudarat yang timbul akibat korupsi demikian buruk. Semangat antikorupsi, terlebih lagi dalam diri siswa, akan tetap bagus jika tertanam sejak dini, sehingga ketika memasuki dunia kerja, pandangan dan tindakan antikorupsi mudah diterapkan. Pendekatan itu juga yang setidak-tidaknya gencar dilakukan di Cina, pendidikan antikorupsi sejak dini. 
Untuk mengakomodasi penyadaran yang lebih dini akan antikorupsi, Bidang PA-STAN adakan kuliah umum antikorupsi. Tema yang diambil adalah “Upaya Mencegah dan Menangkal Perilaku Korupsi”.Selain kuliah umum anti korupsi, STAN juga sudah beberapa kali mengadakan sosialisai anti korupsi, bahkan pernah mengadakan Anti Corruption Carnival pada bulan Juni 2015 lalu.

Tidak hanya itu, STAN juga mempunyai salah satu Elemen Kampus  yang berkarya di ranah pencegahan korupsi. Yang lebih dikenal dengan SPEAK (SPESIALISASI ANTI KORUPSI). Yang mana terdapat 5 Direktorat didalamnya yaitu ;
1. Direktorat Pendidikan Direktorat ini bertugas memberikan pengetahuan kepada mahasiswa STAN pada khusunya dan masyarakat luas pada umumnya tentang seluk beluk korupsi dan bagaimana cara mencegahnya bahkan bagaimana pemberantasannya (Dalam perang kita harus mengenali dulu siapa musuh kita). Diharapkan selain hanya memberikan pengetahuan teoritis, direktorat ini mampu memberi suatu ilmu yang aplikatif atau dapat benar-benar diimplementasikan secara nyata baik melalui kajian atau Training. Kegiatan yang diadakan bertujuan untuk membentuk insan akademis yang berintegritas, berwawasan luas serta mampu menjadi solusi atas permasalahan korupsi yang merajalela di negeri ini.

2. Direktorat Hubungan Luar Negeri dan Pendanaan Biasa disingkat Lupen. Direktorat ini dapat dibagi lagi menjadi sub direktorat hubungan luar negeri dan sub direktorat pendanaan. Direktorat ini punya 2 tugas utama, Yaitu menjalin kerja sama dengan organisasi, komunitas, instansi atau universitas lain dan memberikan dukungan finansial untuk SPEAK. Tujuannya adalah untuk memperluas jaringan dan memperluas gerakan antikorupsi (target utama adalah PTK) serta meningkatkan kualitas dan kapasitas kegiatan.

3. Direktorat Penelitian dan Pengembangan Biasa disingkat Litbang. Direktorat ini bisa disebut PPSDMnya SPEAK. Kegiatan bisa meliputi pelatihan menulis, pelatihan public speaking dsb. Namun di luar dari itu direktorat ini juga memiliki tugas untuk melakukan penelitian terhadap fakta-fakta yang belum pernah dikaji dan mengolahnya menjadi informasi yang dapat memberi manfaat kepada masyarakat luas.

4. Direktorat Informasi dan Propaganda Bisa disingkat Improv atau Mazda. Ini merupakan direktorat baru di SPEAK. Melalui direktorat inilah kegiatan SPEAK diumumkan. Serta produk-produk SPEAK dipublish ke publik. Ada beberapa media yang harus dikelola, sekurang-kurangnya adalah Facebook, Blog dan Majalah. Lebih dari itu diharapkan SPEAK memiliki MASTERPIECES yaitu sebuah buku yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Yang perlu digaris bawahi di sini, direktorat ini tidak hanya menyampaikan informasi namun juga menjadi media propaganda yang benar-benar mampu memberikan pengaruh terhadap perilaku dan pola pikir.

5. Direktorat Dalam Negeri Biasa disingkat Dagri. Direktorat ini sudah ada sejak tahun lalu, namun mengalami pergeseran fungsi. Direktorat ini bertugas menyelenggarakan urusan internal SPEAK, yang meliputi: Pengelolaan Aset, Pengadaan Aset, Pengelolaan Database, Pembuatan jaket/kaos dsb. Selain itu direktorat ini bertanggungjawab untuk meningkatkan teamwork, kesholidan dan kekeluargaan di SPEAK.

sumber




Seperti yang telah kita ketahui, STAN telah resmi bertransformasi menjadi PKN STAN, pada tanggal 9 November 2015 yang didasari oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 137 PMK 01/ 2015 yang terbit pada 15 Juli 2015. Berubahnya STAN menjadi PKN STAN tentu perlu banyak persiapan, baik struktural maupun kemahasiswaan. 

Mentri Keuagan Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan bahwa sebagai status PKN, STAN resmi menjadi insitutsi pendidikan tinggi yang setara dengan pendidikan tinggi lain di Indonesia, dan tidak hanya menjadi sekedar pendidikan kedinasan. Dan tentunya, akan menjadi tantangan baru bagi elemen kampus untuk mewujudkan amanah ini. Tentu kewajiban mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas STAN tidak hanya bertumpu pada struktural kepegawaiannya namun yang lebih penting adalah mindset baru mahasiswanya.

Dengan tuntutan baru menjadi kampus bertaraf standar pendidikan juga meningkatkan prestasi dikancah internasional, mahasiswa PKN STAN dituntut lebih produktif menjalankan tugasnya. Bukan hanya soal IP tinggi, namun juga kewajiban baru menjadi mahasiswa yang sukses mengembangakan diri, baik akademis maupun non akademis. Ujar Pak Denyl selaku Kasubbag Adm. Akademik yang baru.

Perubahan STAN menjadi PKN STAN menjadi pecut bagi mahasiswa yang selama ini hanya optimal dibidang akademis karena alasan adanya sistem Drop Out sehingga mereka lemah dibidang non akademis. Berubanya standar PKN STAN, memaksa mahasiswa PKN STAN untuk bersiap dengan segala perubahan yang ada, termasuk adanya sistem Ijasah dengan SKPI. SKPI ini merupakan angin segar bagi mahsiswa PKN STAN yang berpotensi dibidang non akademis karena SKPI ini akan menjadi bahan pertimbangan kala penempatan kelak.

Perubahan di bidang kemahasiswaan lain adalah nilai minimum setiap mata kuliah adalah 2.65 dengan IPK 2.75 tanpa akumulasi pembulatan dengan kata lain tidak dibolehkan mahasiswa memiliki nilai tetap di 2.65 karena ada syarat IPK 2.75. Khusus untuk akuntansi minimal nilai mata kuliah pengantar akuntansi adalah C. Selain itu, nilai yang biasanya titip tanya ke sekre sekarang dalam proses pengembangan. Nantinya akan sama seperti kampus lain yaitu sistem upload nilai. Selain itu seluruh siswa yang membawa nama kampus dalam lingkup nasional ataupun internasional tidak akan dipersulit dalam hal perizinan dan akan didanai oleh pihak kampus baik melalui sponsor atau yang lainnya.

Perubahan lain ada pada adanya Tugas akhir atau KTTA dan IP yang menjadi dua syarat yang harus dipenuhi jika ingin melanjutkan PKL. Disamping itu ketentuan yang menyebabkan seorang mahasiswa di DO akan semakin diperketat. Tindak asusila dan mencontek akan dikenakan sanksi DO hari itu juga tanpa menunggu semester habis. Ada tugas baru untuk sekretariat yaitu pengembangan diri mahasiswa, kalau di SMA lebih tenar dengan nama bidang konseling. Sehingga mahasiswa yang merasa kurang kompeten dibidang bidang tertentu dapat berkonsultasi ke sekretariat yang sudah bertugas dimasing masing gedung sesuai prodi.

Selain meningkatkan peran sebagai konsultan aktif bagi mahasiswa, tujuan dipindahkanya sekretariat sesuai gedung prodi bertujuan untuk mempermudah Penindak lanjutan laporan keluhan mahasiswa mengenai kinerja dosen. Selain itu masalah organisasi juga sedikit berbeda, tidak akan ada lagi HMS dan mungkin akan berubah menjadi HMJ atau BEM Jurusan tergantung kesepakatan bersama KM STAN. Kabar baru mengenai eksistensi elemen kampus (elkam) yang akan sangat menentukan lanjut atau dicabutnya ijin suatu elkam tetap berorganisasi.

sumber

http://www.smartproeducation.com/2015/10/go-for-quality-sudah-siapkah-anda-usm_23.html



Langkah Pertama

Pastikan kalian sudah punya akun rajabimbel.com dan memiliki point. Apabila belum punya bisa dilihat disini untuk cara mendaftarnya. Jika sudah punya bisa langsung log in.

Jika sudah log-in. Arahkan Kursor kalian ke Tab Fasilitas - Tryout Online .


Disitu akan muncul tingkat soal. Sebagai contoh kaka akan pilih Tryout SMA IPA.

Terus diklik deh.

Langkah Kedua

Muncul deh list soal Tryout SMA IPA. Contoh kaka pilih mapel MTK ya.



Membuka soal Tryout akan mengurangi jumlah point e-wallet kamu ya. Setiap soal berbeda-beda harga pointnnya. Kalau sudah di klik akan muncul page keterangan soal. Kalian baca baik-baik.



Klik Continue.

Langkah Ketiga

Soal akan muncul. Kalian kerjain baik-baik deh. Di bawah ada beberapa tombol yang harus kalian mengerti.

Save  : Menyimpan / Mengunci jawaban satu page. Kaka saranin jangan klik tombol ini jika kalian masih ragu dengan jawaban kalian. Jika sudah kalian kunci maka kalian tidak bisa mengerjakan / memeriksa / mengkoreksi jawaban lagi pada page tersebut.
Back  : Membuka halaman soal sebelumnya.
Next  : Membuka halaman soal selanjutnya.
Save & Exit : Menyimpan / Mengunci jawaban satu page dan keluar. Walaupun kalian keluar dari sesi tryout, waktu tryout tetap berjalan. Kaka saranin selesaikan ajah dulu TO kamu. Fokus. 
Terminate : Membatalkan tryout. Walaupun sesi tryout dibatalkan jumlah point yang berkurang tidak akan kembali.

Kalau kalian merasa sudah mengerjakan soal dengan baik sedangkan waktu masih tersisa dan kalian ingin segera mengakhiri silahkan klik tombol Save sebanyak total page soal. Nanti akan muncul hasil Tryout kalian. Beserta Sertifikat

Langkah Keempat


Apabila sudah selesai Tryout keluar deh hasilnya. Disitu kalian bisa kalian koreksi jawaban kalian karena akan ada pembahasannya. Dan akan ada Sertifikat. Sertifikat berupa raport nilai kalian dan hasil ujian :) Bisa kalian download dan print :D


Meskipun USM PKN STAN belum membuka pendaftaran, tetapi banyak sekali yang antusias untuk mengikuti USM PKN STAN tahun 2016 nanti. Namun karena masih minimnya informasi yang mereka dapatkan, banyak diantara adik-adik yang sepertinya masih bingung dengan cara perhitungan nilai untuk USM PKN STAN.

Lalu sebenarnya bagaimana sih cara perhitungan nilai untuk USM PKN STAN itu?

Oke. Kali ini admin akan membagian sebuah informasi yang super duper penting mengenai cara perhitungan nilai rata-rata ijazah. Mohon disimak ya~


Flashback 2015

Pada tahun 2015, terdapat sedikit perbedaan mengenai cara perhitungan rata-rata ijazah. Hal ini dikarenakan ada beberapa sekolah yang masih menggunakan layout ijazah 2014 dan beberapa diantaranya sudah mengguanakan layout 2015.
Bagaimana cara perhitungannya? 

1.         Perhitungan untuk tahun 2015
a.       Nilai ujian tulis adalah Nilai Sekolah yang tertera pada Ijazah.
b.      Pendaftar Lulusan 2015 yang belum memperoleh ijazah, dapat menggunakan SKHU atau SKL.
c.       Jumlah pelajaran yang dimasukkan adalah jumlah pelajaran dari Nilai Sekolah yang terdapat pada Ijazah/SKHU/SKL.
d.      Bagi pendaftar lulusan 2015 yang pada SKHU/SKL hanya tercantum Nilai Rata-rata Rapor dan/atau Nilai Ujian Sekolah, dapat dipergunakan untuk mendaftar.
e.      Bagi pendaftar lulusan 2015 yang pada SKHU/SKL tidak tercantum Nilai Rata-rata Rapor/ Nilai Ujian Sekolah/ Nilai Sekolah, diperbolehkan menggunakan nilai UN dengan catatan apabila pendaftar diterima sebagai mahasiswa, pendaftar harus mampu menunjukkan ijazah dengan nilai ≥ 7,00 (pada saat daftar ulang).

Contoh perhitungan sebagai berikut:
IJAZAH 2015

       Keterangan :
·         Jumlah pelajaran ujian sekolah tertulis 14 dan jumlah nilai sekolah (tertulis) 1196,5 (88,9+85,3+87,2+80,9+86+84,3+83+85,9+87,1+84,5+85,4+82,3+89,1+86,6).
·         Nilai rata-rata 85,5
·         Yang dimasukkan ke aplikasi 1196,5 : 10 = 119,6 dan jumlah mata pelajaran 14

SKL

Keterangan :
·         Jumlah Nilai adalah Jumlah Nilai Sekolah (tertulis) maka: = (85,8+80,3+75+80,7) = 321,8
·         Jumlah Mata Pelajaran = 4 mata pelajaran ujian Rata-rata nilai = 321,8 / 4 = 80,45
·         Nilai yang dimasukkan dibagi 10

2.         Perhitungan untuk tahun 2014
1.       Pendaftar Lulusan 2014 atau sebelumnya menggunakan ijazah, tidak diperbolehkan menggunakan SKHU atau SKL.
2.       Nilai ujian tulis yang dimasukkan adalah Nilai Ujian Nasional ditambah Nilai Sekolah dan jumlah pelajaran yang dimasukkan adalah jumlah pelajaran Ujian Nasional dan Nilai Sekolah.

Contoh perhitungan sebagai berikut:
IJAZAH SMA 2014

Keterangan:
·         Jumlah pelajaran ujian sekolah 13 dan jumlah nilai ujian sekolah 94,21 (7,98+7,57+7,63+8,11+7,43+7,32+8,36+7,51+7,54+8,59+8,28+8,71+7,89).
·         Jumlah pelajaran ujian nasional 6 dan jumlah nilai ujian nasional 47, 75 (8,40+9,60+9,25+6,50+7,60+6,40).
·         Dengan demikian jumlah pelajaran ujian tulis sebanyak 19 (13+6) dan jumlah nilai ujian tulis 150,67 (102,92+47,75).
·         Nilai rata-rata 7,93 (150,67/19)

IJAZAH SMK 2014

Keterangan:
·         Jumlah pelajaran ujian sekolah 14 dan jumlah nilai ujian sekolah 114.65 (8,51+8,07+8,45+8,09+8,01+7,92+8,44+8,45+8,16+8,43+8,17+7,96+7,85+8,14).
·         Jumlah pelajaran ujian nasional 4 dan jumlah nilai ujian nasional 30,7 (8,00+7,20+7,50+8,00).
·         Dengan demikian jumlah pelajaran ujian tulis sebanyak 18 (14+4) dan jumlah nilai ujian tulis 145,35 (114,65+30,7).

Flashback End

Yak. Itulah tadi mengenai cara perhitungan untuk nilai rata-rata ijazah tahun 2015 kemarin. Semoga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selama ini mengganjal dihati.


-       STAN sudah tidak ikatan dinas lagi?
-       Setelah lulus harus ikut Tes CPNS?
-       Katanya banyak Alumni yang menganggur?


Politeknik Keuangan Negara STAN saking kerennya juga sering tertimpa gossip atau isu-isu gak bener loh, udah kayak artis sinetron ajah ya. Contohnya seperti pertanyaan diatas. 3 pertanyaan tersebut sering banget muncul. Terlebih lagi dari ibu-ibu yang sedang mengantar anaknya datang mendaftar bimbel di Smartpro Education.

Ketika ditanya ibu dapat kabar tersebut darimana, jawabannya selalu seragam. Ada yang bilang dari tetangganya, sodaranya, tetangga sodaranya. Nanti kalo admin tanya sodara ibu tersebut dapat kabar darimana mungkin jawabannya juga dapat dari tetangganya... gitu ajah terus nyampe Iron man jadi pengawas USM di GBK. Hehe

Isu-isu yang seperti ini tidak baik apabila dibiarkan. Nanti bisa menimbulkan keraguan yang dapat mengganggu ketenangan hati :D kan kasian adik-adik calon peserta USM STAN jadi kurang fokus belajarnya gara-gara mikirin pertanyaan diatas. Maka dari itu kali ini admin akan mencoba meluruskan rumor-rumor yang sudah terlanjur menghantui masyarakat ini :D

Di mulai dari pertanyaan yang pertama yaa ...

Apakah PKN STAN sudah tidak ikatan dinas lagi?


Sampai saat ini Politeknik Keuangan Negara STAN masih ikatan dinas. Pernyataan ini dapat dibuktikan oleh beberapa hal :

  1. Tidak ada surat pernyataaan resmi dari PKN STAN bahwa PKN STAN tidak akan menempatkan lulusannya lagi ke lingkungan Kementerian Keuangan.

  2. Salah satu alumni PKN STAN tahun 2013 mengaku diharuskan menandatangani Surat Ikatan Dinas sampai 2 kali, yaitu di semester 1 dan semester 6. Jadi seluruh lulusan STAN wajib menjadi PNS di lingkungan Kementerian Keuangan selama 10 tahun.

  3. Selama masa pendidikan seluruh biaya kuliah ditanggung oleh negara. Negara tidak akan merugikan dirinya sendiri apabila membiarkan lulusannya bekerja di tempat lain tanpa harus mengabdi pada kepadanya selama 10 tahun.

Yang kedua ...

Kok setelah lulus masih harus ikut Tes CPNS?


Hmmm ... jadi begini. Bahwa sejak tahun 2013 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan-RB) mengeluarkan Peraturan yang berbunyi “Seluruh mahasiswa sekolah kedinasan seperti PKN STAN, IPDN, STIS, STMKG, dll wajib mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) sebagai syarat menjadi PNS”

Simplenya Tes Kompetensi Dasar (TKD) ini diadakan untuk penentuan lokasi penempatan kerja. Bedanya dengan CPNS, Mahasiswa PKN STAN tetap diperioritas, jika mereka lulus walau nilainya kecil pasti akan diangkat menjadi PNS. Sekaligus TKD ini untuk menjaga kualitas lulusan PKN STAN. Tentu Kementerian Keuangan ingin yang bekerja di lingkungannya adalah orang-orang yang terbaik. Maka dari itu, mahasiswa PKN STAN diharapkan mempersiapkan diri baik-baik selama masa pendidikan. Masa sudah sekolah gratis, belajarnya malah main-main sih ya kan? hehe
Lagi pula mulai tahun 2016 TKD diadakan di depan. Masuk ke dalam Tahapan USM PKN STAN. Jadi kalau kalian sudah lulus USM PKN STAN, kali gak perlu khawatir lagi gak bakal lulus TKD. Tinggal belajar yang benar dan ikuti peraturan di PKN STAN, pas lulus langsung jadi PNS deh :D

Nah berhubungan dengan pertanyaan yang ketiga ...

Katanya banyak alumni yang menganggur?


Ini terjadi saat tahun 2013. TKD PKN STAN dilaksanakan mengikuti jadwal CPNS umum yang biasanya dilaksanakan pada bulan Agustus-September. Mau tidak mau mahasiswa yang lulus pada bulan oktober harus menunggu pelaksanaan TKD pada bulan Agustus-September pada tahun berikutnya. Alasannya inilah yang membuat mahasiswa PKN STAN mengganggur selama kurang lebih 1 tahun.

Sebenarnya mahasiswa PKN STAN tidak benar-benar menganggur. Masa tersebut dibilang dengan sebutan masa tunggu. Karena saat masa tersebut banyak yang memanfaatkan untuk mencari pengalaman kerja di luar. Bisa magang atau kerja di kantor pemerintah maupun swasta. Perlu diketahui Alumni PKN STAN memiliki prospek yang bagus di luar kantor pemerintahan. Banyak badan usaha swasta yang mencari Mahasiswa STAN.

Banyak hal yang dapat dilakukan selama masa tunggu. Bisa juga digunakan sebagai masa istirahat setelah beberapa tahun belajar di kampus PKN STAN. Mungkin hal-hal yang dilakukan pada masa tunggu tersebut tidak akan pernah lagi didapatkan saat sudah menjadi PNS nanti.


Jadi bagaimana? Sudah terjawab semua kan pertanyaan yang mengganggu hatimu itu? Hehe.
Sumber




Banyak sekali loh keuntungan menjadi Mahasiswa PKN STAN. Selain bebas biaya pembayaran uang kuliah selama program pendidikan, menjadi mahasiswa di Politeknik Keuangan Negara STAN juga akan mendapat uang saku yang totalnya sampai Rp.10 juta/tahun per mahasiswa. Enak banget ya? :D

Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatian Keuangan (BPPK) di Kampus PKN STAN pada tanggal 9 November 2015.

"Setiap‎ mahasiswa akan mendapatkan sekitar Rp 10 juta per tahun. Di situ termasuk uang kuliah dan uang pembangunan juga" Kata Ibu Sumiati.
Dijelaskan lagi oleh Ibu Sumiati, itu adalah kemudahan yang diberikan kepada mahasiswa setelah lulus dari tes USM PKN STAN yang sangat ketat. Jadi mahasiswa diharuskan tetap fokus selama masa pendidikan supaya dapat memberikan kontribusi untuk negara. Kontribusi tersebut dapat melalui Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Keuangan atau di lembaga lainnya.

Asik kan? sudah kuliah gratis setelah lulus bisa jadi PNS di Kemenkeu atau lembaga lain :D gak perlu repot-repot lagi mikirin biaya kuliah :)

Semangat USM PKN STAN :D
Sumber

- Kak aku dari IPA. Apa aku bisa daftar PKN STAN?

- Aku anak SMK jurusan teknik. Bisa ikut USM gak?

- Min? gue anak SMA yang gaul. Dari SD udah ranking 1. Ortu gue tajir. Kira-kira STAN bakal terima gue jadi mahasiswanya gak?


Hohoho kira-kira diatas adalah segelintir pertanyaan yang amat teramat sering ditanyakan oleh para adik-adik calon peserta USM STAN kepada admin. Kecuali yang terakhir, emang rada dilebayin sih hehe

Nah maka dari itu, di kesempatan hari ini admin akan lebih meluruskan mengenai pertanyaan tersebut.

Apakah lulusan selain SMA dapat mendaftar USM PKN STAN?


Taraaa~~ jawabannya adalah ....

STAN memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh lulusan SMA sederajat di Indonesia. Yang artinya tidak membeda-bedakan SMK, MAN, atau STM. Bahkan lulusan pesantren atu Paket C dapat mengikuti USM STAN dengan catatan seluruh persyaratan terpenuhi. Tidak ada perlakuan berbeda bagi lulusan tertentu. Semuanya bersaing sehat dalam USM PKN STAN :)  

Nah bagaimana? sudah jelas kan jawabannya? Udah gak perlu ragu lagi, PKN STAN membuka kesempatan yang besar kepada seluruh anak Indonesia. Jadi tunggu apa lagi? persiapkan diri kamu menghadapi USM PKN STAN :D




Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) merupakan perguruan tinggi kedinasan yang berada dalam naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pendidikan Program Diploma Bidang Keuangan yang diselenggarakan oleh STAN bertujuan untuk menghasilkan tenaga ahli-tenaga ahli di bidang keuangan negara dengan spesialisasi tertentu seperti Akuntansi, Perpajakan, Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai, Kebendaharaan Negara, Kepabeanan dan Cukai, dan Kepiutanglelangan. Oleh karena itu, para lulusan dibekali pengetahuan dan keterampilan serta keahlian profesional sesuai dengan spesialisasinya dalam rangka memenuhi kebutuhan pegawai dan mencetak kader-kader pengelola keuangan negara pada unit-unit di lingkungan Departemen Keuangan dan instansi pemerintah lainnya seperti  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Melalui Keputusan Menteri Keuangan No. 71/KMK.05/2008 tanggal 31 Maret 2008, STAN ditetapkan sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU).

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) telah resmi berubah nama menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) pada tanggal 15 Juli 2015 Nomor 137/PMK.01/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Keuangan Negara STAN. 

Jurusan STAN

Berdasarkan PMK Nomor 137 Tahun 2015, telah diatur bahwa ada 4 jurusan di PKN STAN dan total ada 10 program studi dengan rincian sebagai berikut:

a. Jurusan Akuntansi, yang terdiri atas:
1) Program Studi Diploma Empat Akuntansi; dan
2) Program Studi Diploma Tiga Akuntansi.

b. Jurusan Pajak, yang terdiri atas:
1) Program Studi Diploma Tiga Pajak;
2) Program Studi Diploma Tiga Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai; dan
3) Program Studi Diploma Satu Pajak.

c. Jurusan Kepabeanan dari Cukai, yang terdiri atas:
1) Program Studi Diploma Tiga Kepabeanan dan Cukai; dan
2) Program Studi Diploma Satu Kepabeanan dan Cukai;.

d. Jurusan Manajemen Keuangan, yang terdiri dari:
1) Program Studi Diploma Tiga Kebendaharaan Negara;
2) Program Studi Diploma Tiga Manajemen Aset; dan
3) Program Studi Diploma Satu Kebendaharaan Negara.

Alamat Kampus
Jl. Bintaro Utama Sektor V, Tangerang Selatan
Banten – Indonesia 15222
Telepon : (021) 7361654-58
Faksimili: (021) 7361653

http://www.smartproeducation.com/2015/10/jaminan-lulus-usm-pkn-stan.html

Perlu temen-temen ketahui bahwa di STAN ada 6 Spesialisasi yang bisa temen-temen ambil. Tentunya temen-temen masih awam tentang jurusan-jurusan di stan yang lebih dikenal dengan nama spesialisasi. Spesialisasi apa saja yang ada di STAN ???




STAN memiliki program pendidikan untuk Diploma I dan Diploma III. Untuk Diploma I fokus spesialisasi Bea Cukai dan Pajak saja (tahun 2013) dan tambahan Kebendaharaan Negara (tahun 2014). Sedangkan untuk Diploma III, STAN ada 6 Spesialisasi yang terdiri dari Akuntansi, Pajak, Bea Cukai, Piutang Lelang Negara, Penilai dan Kebendaharaan Negara.
Memilih jurusan di stan tentu kaitannya adalah penempatan ketika lulus nantinya meskipun ada beberapa lulusan yang tidak sesuai penempatannya misalnya Lulusan Pajak 2011 lalu banyak yang masuk Badan Pengawas Keuangan Pembangunan.
Disini akan kami sajikan sedikit banyak gambaran mengenai spesialisasi yang ada supaya bisa menjadi panduan temen-temen dalam memilih nantinya.
1. AKUNTANSI
Akuntansi  dalam sejarah stan memang memiliki jumlah mahasiswa yang paling banyak. Mata kuliah yang disampaikan memang banyak yang akan berkecimpung di dunia akuntansi misalnya Pengantar Akuntansi, Akuntansi Menengah , Akuntansi Biaya, Akuntansi Pajak dan beberapa mata kuliah pendukung yang tidak dapat dikesampingkan.
Meskipun akuntansi dalam Sekolah Menengah Atas adalah jurusan social tetapi mahasiswa yang masuk Spesialisasi Akuntansi ini tidak sedikit yang dahulu berlatar belakang Pengetahuan Alam. Proses penyesuaian memang tidak butuh waktu lama karena hamper setiap hari Anda nantinya akan dibekali ilmu terkait Akuntansi.
Penempatan lulusan akuntansi merupakan yang paling banyak disebar. Hampir seluruh lulusan Akuntansi nantinya bisa ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Perbendaharaan maupun Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
Pendidikan spesialisasi Akuntansi dilaksanakan di Kampus STAN Jurang Mangu

2. PAJAK

Pajak merupakan spesialisasi favorit di STAN karena lulusan ini nantinya bisa dikatakan 90% akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak. Jadi hanya 10% factor keberuntungan yang membuat sebagian temen tidak ditempatkan di DJP. Tapi jangan salah, mulai tahun 2008, beberapa lulusan jurusan Pajak tidak ditempatkan di Ditjen Pajak melainkan di Sekretariat Jenderal, Badan Kebijakan Fiskal dan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan.
Pajak tahun 2013 ini membuka program studi untuk D1 dan D3. Pilih mana???
Dua-duanya sama-sama baik. D1 Kuliahnya cukup 1 tahun dan bisa langsung bekerja. Untuk D3 kuliahnya 3 tahun dan baru akan bekerja.
Pajak dalam kesehariannya memang banyak berkutat dengan masalah Pajak di Indonesia. Pajak Penghasilan yang bisa terdiri dari PPh Orang Pribadi, PPh  Badan, PPh Final, PPh Pasal 22, Pajak Pertambahan Nilai, dan pajak-pajak lainnya.
Mahasiswa pajak tergabung dalam IMP Ikatan Mahasiswa Pajak. Pendidikan Spesialiasi D3 Pajak dilakukan di Kampus STAN Jurang Mangu dan untuk D1 dapat dilakukan di Balai Diklat Keuangan di Seluruh Wilayah Indonesia.

3. BEA CUKAI


Selain pajak, Bea Cukai juga membuka program pendidikan untuk mahasiswa D1 dan D3. Bea Cukai pendidikan D3-nya dilakukan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea Cukai di Rawamangung Jakarta Timur. Jadi tidak menjadi satu dengan spesialisasi di Kampus STAN Jurang Mangu. Untuk D1, pendidikannya dapat diselenggarakan di Balai Diklat Keuangan yang ada.
Bea Cukai hampir pasti setelah lulus nantinya akan masuk Direktorat Jenderal Bea Cukai. Pendidikan tidak semi militer amat. Hanya memang dididik untuk melatih kedislipinan yang tinggi selama pendidikan.
Mata kuliah tidak jauh-jauh dengan apa yang akan ditangani dalam bekerja nantinya tetapi memang tidak cukup hanya semua itu didapat selama pendidikan saja.

Bea cukai memiliki kantor hampir di seluruh wilayah Indonesia.

4. KEBENDAHARAAN NEGARA

Selain Pajak dan Bea Cukai, Kebendaharaan juga membuka program pendidikan untuk mahasiswa D1 dan D3 di tahun 2014. Mahasiswa spesialisasi kebendaharaan Negara lebih banyak berkecimpung dengan masalah penganggaran, DIPA dan lain-lainya. Proses pengadaan barang dan jasa juga di pelajari di spesialisasi ini. Bahkan lulusan stan 2012 lalu dari spesialisasi Kebendaharaan Negara juga di ujikan sebelum mereka lulus.
Lulusan mahasiswa kebendaharaan Negara biasanya ditempatkan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Anggaran.

5. PENILAI


Dahulu penilai dinamakan juga PBB. Karena fokus pendidikan mereka yang lebih banyak pada penilaian property dan Pajak Bumi Bangunan.
Lulusan Penilai dahulu memang ditempatkan pada Direktorat Jenderal Pajak. Namun, seiring dengan beralihnya pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan dari Dirjen Pajak ke Pemerintah Daerah membuat penempatan lulusan penilai bisa jadi nantinya akan ditempatkan di Pemerintah Pusat atau Daerah yang membutuhkan.

6. PPLN


Piutang Lelang Negara atau biasa disebut dengan PPLN merupakan spesialisasi yang memiliki fokus pendidikan tentang pelelangan barang-barang milik Negara.
Lulusan spesialisasi ini biasanya akan ditempatkan pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Ada pepatah mengatakan, Jika ingin jadi orang Kaya maka masuk aja di Ditjen Kekayaan Negara. Namun, perlu diketahui juga bahwa lulusan PPLN dari tahun 2009 dan 2010 lalu, tidak semua ditempatkan di Ditjen Kekayaan negara. tapi ada juga yang ditempatkan di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan.

---

sumber :
mahasiswastan.info
msrdanny.wordpress.com/

Call Center

Smartpro Education - Jl. Pondok Betung Raya No.87A Bintaro Sektor 3A Tangerang Selatan | (021) 737 4496. | Work Hour : 08.30 - 17.00 (Setiap Hari Kecuali Tanggal Merah)

Popular Posts

  • CARA MENGHITUNG NILAI RATA-RATA IJAZAH PENDAFTARAN USM PKN STAN
  • Mengenal Apa Itu Nilai Mati Pada USM PKN STAN
  • Trik Menjawab Soal Kosakata dan Sinonim
  • PENGUMUMUMAN PERUBAHAN JADWAL PENGUMUMAN KELULUSAN PMB PKN STAN
  • STMKG Open Registration

GET IN TOUCH

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • +Google

Copyright 2015 Smartpro Education All rights reserved.

  • Home
  • Portfolio
  • About
  • Blog
  • Contact